Jumat, 13 September 2013

Puisi-Puisi @elachoirunnisa on twitter


  • Akhir Cintaku

Baru kurasakan Indah dalam pelukmu  
Dan inilah akhir cerita ini 
Cinta yang ku banggakan  
Telah berakhir dengan air mata 
Sejenak ku terdiam  
Memikirkan Betapa Bodohnya aku 
Aku yang tlah di butakan oleh cintanya 
Sakit ini begitu dalam 
Ingin ku berlari sejauh mungkin 
Berteriak sekuatmungkin 
Dan menangis sekeras mungkin 
Sakit ini sudah terasa Di saat aku di buang seperti layaknya sampah 
Ku usap air mataku yang deras menetesi pipikuHati kecilku 
Dengan lirih mengatakan "inilah akhir yang terindah". 
(By : Nisa Dytrielf)
         


  • Bersamamu
          Bersamamu merupakan hal yang indah
Tangan mu yang besar kian erat memengang tangganku 
Matamu yang kian tajam memandang mataku hingga ku merasa nyaman ada di dekatmu 
Masalah mulai mendera lika-liku cinta kita, 
Disaat itulah aku mengerti bahwa kamu berarti dalam kehidupan saya 
Kau menuntunku untuk mengerti arti sebuah kesetiaan dalam menjalin sebuah hubungan 
Menyayangi dan mengerti satu sama lain 
Cemburu sempat singgah kedalam hubungan kita 
Tapi inilah cinta 
Cinta lahir untuk menghiasi hati kita 
Walau tak semua cinta bersinar terang dalam kehidupan ku 
Cinta datang kadang pada waktunya,  
Dan kadang seenaknya pergi di saat kita berfikir betapa jahatnya cinta 
Berharap cinta kita sempurna sampai kelak ajal memanggil kita berdua    
(By Nisa Dytrielf)

  • Rindu



          Rindu akan kasih sayang seorang kekasih
Hati yang kian memanggil nama mu 
Doa yang kian ku panjatkan untuk mu 
Kemana aku harus mengadu 
Bahwa hati ini benar- benar merindukan sosok mu 
Rindu mengiringi langkah hatiku 
Alunan musik membuatku merasa sendiri hidup di dunia ini 
Nada-nada indah mengalun dengan indah 
Nyanyian itu yang slalu ku dengan di saat ku butuhkanmu 
Karena itu nyanyian yang pernah kau nyanyikan untukku 
Disaat kamu jauh dari hidupku 
Dunia ini terasa kosong 
Hanya kamulah yang mengisi kekosongan hatiku 
Apakah kamu malam ini merindukan ku sayang ?? 
Ku tertunduk sempat satu persatu tetes air mata ini jatuh karena mu 
Karena kau adalah yang ku butuhkan saat ini 
padahal bintang sempat menyapa sopan kepadaku 
tiba-tiba bintang itu hilang, entah mengapa ? 
Satu persatu bintang hilang seakan-akan malam ini begitu gelap 
Sesunyi hatiku, Sekosong hatiku. 
Kemarilah sayang, aku sanga merindukanmu     (By : Nisa Dytrielf)



Radioku

Kau mempunyai suara

Tapi sayangnya kau benda mati
andai kau benda hidup
Mungkin aku banyak berterimakasih 
karena kau selalu mengiburku di saat aku sedih
Kau teman terindahku, yang selalu ada buat aku
Kau adalah sumber berita
Tapi kau dapat menyenangkan hati
Di kala belajar, membaca, bermain
Kau selalu mendampingiku
Kapan saja, diamana saja
Kau dapat berfungsi 
Tapi dengan bantuan listrik dan baterai.
Kau teman curhatku 
(By : Nisa Dytrielf)
Menyesal
          Ketika cinta itu datang
Saat itu aku sama sekali tak merasakan cintaMengapa aku tak peka ??Disaat aku mulai merasakan cintanyaDia sudah terlanjur pergi dari hidupkuEntah mengapa ??Rasa ini mulai datangTetapi dia sudah pergi meninggalkan kuMungkin dia sudah bahagia dengan orang lainMungkin dia di takdirkan bukan untuk memiliku

 
Tak Kusangka 
Kurasa kemarin dia datang kepadakuMendengarkan semua cerita kuTak kusangka
Dia telah pergi untuk selama-lamanyaPergi dengan tenang
Dia pergi begitu cepatMengapa kau memanggilnya tuhan ??Sempat terfikir “apakah hidupku akan gelap”Rasa sangat kehilanganKekasih, aku sangat merindukanmuHari demi hari ku menangis tanpa hentiDan memang aku harus merelakannya









Tidak ada komentar:

Posting Komentar