- Akhir Cintaku
Baru kurasakan Indah dalam pelukmu
Dan inilah akhir cerita ini
Cinta yang ku banggakan
Telah berakhir dengan air mata
Sejenak ku terdiam
Memikirkan Betapa Bodohnya aku
Aku yang tlah di butakan oleh cintanya
Sakit ini begitu dalam
Ingin ku berlari sejauh mungkin
Berteriak sekuatmungkin
Dan menangis sekeras mungkin
Sakit ini sudah terasa Di saat aku di buang seperti layaknya sampah
Ku usap air mataku yang deras menetesi pipikuHati kecilku
Dengan lirih mengatakan "inilah akhir yang terindah".
(By : Nisa Dytrielf)
- Bersamamu
Bersamamu merupakan hal yang indah
Tangan mu yang besar kian erat memengang tangganku
Matamu yang kian tajam memandang mataku hingga ku merasa nyaman ada di dekatmu
Masalah mulai mendera lika-liku cinta kita,
Disaat itulah aku mengerti bahwa kamu berarti dalam kehidupan saya
Kau menuntunku untuk mengerti arti sebuah kesetiaan dalam menjalin sebuah hubungan
Menyayangi dan mengerti satu sama lain
Cemburu sempat singgah kedalam hubungan kita
Tapi inilah cinta
Cinta lahir untuk menghiasi hati kita
Walau tak semua cinta bersinar terang dalam kehidupan ku
Cinta datang kadang pada waktunya,
Dan kadang seenaknya pergi di saat kita berfikir betapa jahatnya cinta
Berharap cinta kita sempurna sampai kelak ajal memanggil kita berdua
(By Nisa Dytrielf)
- Rindu
Rindu akan kasih sayang seorang kekasih
Hati yang kian memanggil nama mu
Doa yang kian ku panjatkan untuk mu
Kemana aku harus mengadu
Bahwa hati ini benar- benar merindukan sosok mu
Rindu mengiringi langkah hatiku
Alunan musik membuatku merasa sendiri hidup di dunia ini
Nada-nada indah mengalun dengan indah
Nyanyian itu yang slalu ku dengan di saat ku butuhkanmu
Karena itu nyanyian yang pernah kau nyanyikan untukku
Disaat kamu jauh dari hidupku
Dunia ini terasa kosong
Hanya kamulah yang mengisi kekosongan hatiku
Apakah kamu malam ini merindukan ku sayang ??
Ku tertunduk sempat satu persatu tetes air mata ini jatuh karena mu
Karena kau adalah yang ku butuhkan saat ini
padahal bintang sempat menyapa sopan kepadaku
tiba-tiba bintang itu hilang, entah mengapa ?
Satu persatu bintang hilang seakan-akan malam ini begitu gelap
Sesunyi hatiku, Sekosong hatiku.
Kemarilah sayang, aku sanga merindukanmu (By : Nisa Dytrielf)
Kau mempunyai suara
Tapi sayangnya kau benda mati
andai kau benda hidup
Mungkin aku banyak berterimakasih
karena kau selalu mengiburku di saat aku sedih
Kau teman terindahku, yang selalu ada buat aku
Kau adalah sumber berita
Tapi kau dapat menyenangkan hati
Di kala belajar, membaca, bermain
Kau selalu mendampingiku
Kapan saja, diamana saja
Kau dapat berfungsi
Tapi dengan bantuan listrik dan baterai.
Kau teman curhatku
(By : Nisa Dytrielf)
MenyesalKetika cinta itu datang
Saat itu aku sama sekali tak merasakan cintaMengapa aku tak peka ??Disaat aku mulai merasakan cintanyaDia sudah terlanjur pergi dari hidupkuEntah mengapa ??Rasa ini mulai datangTetapi dia sudah pergi meninggalkan kuMungkin dia sudah bahagia dengan orang lainMungkin dia di takdirkan bukan untuk memiliku
Tak Kusangka
Kurasa kemarin dia datang kepadakuMendengarkan semua cerita kuTak kusangka
Dia telah pergi untuk selama-lamanyaPergi dengan tenang
Dia pergi begitu cepatMengapa kau memanggilnya tuhan ??Sempat terfikir “apakah hidupku akan gelap”Rasa sangat kehilanganKekasih, aku sangat merindukanmuHari demi hari ku menangis tanpa hentiDan memang aku harus merelakannya






Tidak ada komentar:
Posting Komentar