Kamis, 15 Agustus 2013

Dibalik Musibah :*


Tatkala seseorang dari kita tertimpa musibah,biasanya akan muncul pertanyaan di benak kita,menggapa Allah menimpakan musibah ini kepada kita. Padahal musibah datang kepada seseorang justru karena Allah mencintai kita. Suatu kali Rosul pernah bersabda bahwa setiap kali Allah mencintai sekelompok orang,Allah pasti memberikan cobaan kepada mereka. Wajarlah kalau kemudian kita bertanya, Kenapa Allah mencintai seseorang tapi malah menjatuhkan musibah k
epada kita ?
Ketika kita mencintai seseorang dan mengiginkan ini menjadi pendamping hidup,kitapun tak jarang memberi orang yang kita cintai ini berbagai ujian yang terkadang cukup berat. Kita melakukan ini karena kita memang mencintai dia dan berharap bahwa kasih sayangk yang kita curahkan tidak akan salah sasaran.


Musibah memang membuat kita menjadi lebih dekat kepada Allah. Perhatikan bahwa ketika segala kebutuhan kita terpenuhi,kita sering lupa sama Allah. Tetapi tatkala keadaan susah,sakit,galau,mengalami penderitaan ,tiba-tiba Allah menjadi tumpuhan satu-satunya. Kita pun menjadi yakin bahwa cuma Dia yang bisa membantu kita,sementara orang lain banyak yang tak perduli masalah kita. Musibah adalah menjadi titik balik yang sangat baik,guna membuat manusia semakin terbenah dan mendekatkan diri kepada Allah. Allah adalah Maha Besar sementara kita adalah titik terkecil yang tak boleh membanggakan diri,sombong dan congkak kepada sesama manusia. Apakah kita tidak malu untuk memamerkan apa yang kita punya, toh nafas,hidup,mati,jodoh,harta benda,semua berasal dari Allah yang menciptakan untuk umat manusia di dunia ini,tapi seberapa besar cinta kita yang harus kita tunjukkan kepada Allah. Seenggaknya kita melaksanakan apa yang di perintahkan, dan menjauhi larangannya Allah,Sholat 5 Waktu jangan di tunda-tunda,bagaimana kalau nafas kita di tunda saja 5 menit apakah kita bisa hidup dan berdiri di dunia ini,
Maka dari itu kita sebagai manusia harus pandai-pandai mensyukuri nikmat Allah,walau dalam bentuk musibah. Allah tidak pernah memberikan musibah kepada hambanya lebih dari kemampuan manusia itu sendiri. kita di beri musibah biar kita naik ke yang lebih tinggi,sama seperti kita sekolah. Kita sekolah di biayai oleh orang tua kita seharusnya kita menghargai jerih payah orang tua kita dong, Masak jaman sekarang banyak anak di beri uang spp buat bayar malah di buat hura-hura. Iya kalau orang tua kita orang tua yang mampu (KAYA) kalau dia dengan mati-matian biar anaknya bisa sekolah,apa kalian tidak mempunyai belas kasihan sama mereka, toh walaupun orang tuamu kaya kamu masih mendapat dosa,kenapa kamu di beri amanah buat bayar spp kok malah di hambur-hamburkan. " Sesungguhnya setan itu musuh bagimu,maka perlakukanlah ia sebagai musuh,karena sesungguhnya setan itu mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala ".(Qs Fathir [35]:6)  jangan malah kalian terjebak wahai teman-temanku.
Rosulullah pernah berpesan bahwa semakin kuat agama kita akan semakin besar pula cobaan yang di hadapi. Boleh jadi justru Musibah  yang menimpa kita itulah yang akan menggakat derajat kita dan menyelamatkan kita dari siksa api neraka menuju surga allah yang tentran dan damai itu. Hikmah di balik datangnnya musibah agar kita terhindar dari sifat takkabur dan iri hati.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar